Lebong  

Dugaan Suap Rekrutmen PPPK di Lebong Dilirik Polisi

radardaerah.id-LEBONG – Kabar tak sedap muncul dalam tahapan rekrutmen, Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) dilingkungan Pemkab Lebong. Dugaan praktik suap santer diperbincangkan. Bahkan kabar teranyar, dugaan praktik suap menganulir kabar adanya pemalsuan berkas oleh sejumlah peserta seleksi, kini mulai dilirik oleh pihak Mapolres Lebong.

Penelusuran radardaerah.id, baru-baru di ini, sudah ada 4 orang yang menerima panggilan pihak penyidik Tipidkor Polres Lebong. Tentu ini berkaitan dengan, munculnya dugaan suap seleksi PPPK tersebut.

Kapolres Lebong, AKBP Awilzan melalui Kasat Reskrim, Iptu Riski Dwi Cahyo, S.Trk disampaikan melalui Kanit Tipidkor, Aipda Maslikan mengamini soal pemeriksaan itu.

“Sementara masih tahap pulbaket. Dan ke-empat orang itu, hanya sebatas klarifikasi,” akunya.

Disinggung tahapan tindakan represif? Sejauh ini, kata Maslikan, pihaknya masih melakukan pengumpulan dokumen. Proses pendalaman ini sebagai pintu masuk, guna menemukan fakta-fakta terkait dugaan pemalsuan dokumen sebagai syarat pendaftaran PPPK.

“Kami proses terlebih dahulu melalui pengumpulan dokumen. Khususnya berkas pelamar bidang tenaga kesehatan,” tuturnya.

Mengutip dari berbagai referensi media online di Kabupaten Lebong, kabar soal dugaan kecurangan hingga praktik suap rekrutmen PPPK di Kabupaten Lebong berawal dari pengakuan sejumlah pendaftar. Awak media pun berupaya mentelusuri informasi itu.

Kejanggalan demi kejanggalan muncul kepermukaan. Dimana Kepala Bagian Tata Usaha (KTU) RSUD Lebong Dahril, mengakui jika pihaknya telah mengeluarkan surat keterangan (suket) pengalaman kerja kepada calon pelamar PPK, setidaknya 109 orang. Ratusan pelamar itu, diklaim pernah bertugas di RSUD Kabupaten Lebong dan diantaranya masih aktif sebagai Tenaga Harian Lepas Terintegrasi (THLT).

Usut-punya usut, statemen KTU RSUD Lebong malah berbanding terbalik dengan pengakuan sejumlah petugas di RSUD Lebong. Dimana para petugas malah tidak mengenali nama-nama pendaftar PPPK yang diklaim KTU RSUD Lebong pernah dan aktif sebagai THLT di rumah sakit.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *