Tangkal Krisis Air Bersih, Melalui DD Tahun 2025, Pemdes Bintunan Bangun Sumur Bor

Pemdes Bintunan melaksanakan titik nol kegiatan Dana Desa Tahun 2025 sekaligus penyaluran BLT

 

RADARDAERAH.ID – Langkah strategis dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Bintunan Kecamatan Batiknau, untuk mengatasi krisis air bersih. Teranyar, dianulir melalui Dana Desa (DD) Tahap I Tahun 2025, Pemdes Bintunan membangun 4 titik sumur bor.

Pelaksanaan pembangunan sumur bor ini, diawali kegiatan titik nol, Senin (28/4). Unsur Tripika Kecamatan Batiknau, lembaga BPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan aparatur desa setempat, turut menjadi saksi awal pelaksanaan program tahun ini. Begitu pula program Jaring Pengaman Sosial (JPS), turut pula direalisasikan. Dimana Bantuan Langsung Tunai (BLT) periode Januari-April, langsung disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Anggaran tahun ini, kita fokuskan untuk pembangunan 4 titik sumur bor,” kata Kepala Desa Bintunan, Amiril Mukminin.

Amiril menjelaskan, krisis suplai air bersih memang kerap melanda warganya. Terkadang sumur milik warga mengalami kekeringan. Sehingga perlu dilakukan tindakan represif, melalui pembangunan sumur bor ini.

“Selain sumur bor, kami juga merealisasikan pembangunan drainase,” jelasnya.

Amiril menambahkan, warganya diharapkan dapat mendukung suksesi program pembangunan desa. Pihaknya pula, sambung Amiril, selalu terbuka dalam mengelola anggaran tersebut.

“Pada dasarnya realisasi program dana desa, memang murni melalui usulan masyarakat. Disisi lain, kami juga berpedoman terhadap regulasi. Yang pasti, mohon doa dan dukungan demi mensukseskan program dana desa,” pintanya.

Ketua BPD Bintunan, Doni memastikan lembaga BPD tetap mensuport langkah-langkah strategis Pemdes Bintunan dalam mewujudkan program pembangunan desa.

“Kami selama ini tentu mendukung program kerja dari kepala desa. Dan menurut pengamatan kami, program pembangunan desa ini sudah berhasil menyentuh kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

Camat Batiknau, Alamsyah yang juga turut menyaksikan pelaksanaan titik nol di desa ini, juga menyambut baik pelaksanaan fisik pembangunan itu. Namun ia tetap berpesan agar program dana desa dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

“Skema program dana desa, ada aturannya. Maka jalankan sesuai aturan. Dan jalin harmonisasi dengan masyarakat demi terselenggaranya program secara optimal,” pesannya.

Kapolsek Batiknau, Iptu Alfalino juga mengapresiasi sikap transparansi pengelolaan dana desa, yang dibuktikan oleh Pemdes Bintunan.

“Laksanakan program dana desa sesuai aturan. Jangan terlibat masalah hukum,” singkatnya. (Yose/Roni Pasla. ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *