Kadinkes RL Pastikan Program Berjalan Optimal

Kepala Dinas Kesehatan( Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong,drg.Asep Setia Budiman,

RADARDAERAH.ID-RL– Kepala Dinas Kesehatan( Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong,drg.Asep Setia Budiman,menegaskan komitmennya dalam memastikan seluruh program dan kegiatan dan kegiatan kesehatan untuk tahun anggaran 2026 berjalan tepat sasaran.Seluruh program kerja di pastikan telah direncanakan secara matang berdasarkan tugas pokok dan fungsi(tupoksi)di setiap bidang kerja.

Asep memaparkan bahwa perencanaan strategis ini mencakup penguatan di sektor kesekretariatan,kesehatan masyarakat,penanggulangan penyakit,sumber daya kesehatan,hingga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.

“Skala prioritas utama Dinkes Rejang Lebong tetap mengacu pada pemenuhan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan.Setiap warga yang sakit harus mendapatkan pelayanan yang layak dan terakomodasi dengan baik oleh pemerintah daerah,”ujar Asep.

Ia menambahkan,jaminan kesehatan merupakan hak mutlak masyarakat.Oleh karena itu,program Universal Health Converage(UHC)atau jaminan kesehatan semesta di Rejang Lebong akan terus dioptimalkan dengan menyesuaikan situasi serta kondisi anggaran daerah .Fokus ini juga selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah yang menempatkan pelayanan publik sebagai pilar utama.

Juni Ini,Genjot Bulan Imunisasi Anak Sekolah dan Ibu Hamil

Memasuki bulan Juni 2026,Dinas Kesehatan Rejang Lebong tengah bersiap menggenjot capaian target program imunisasi ,baik yang menyasar anak usia sekolah maupun ibu hamil.Langkah ini diambil guna mendukung percepatan capaian target di tingkat nasional.

Terlebih,pelaksanaan program bulan Imunisasi Anak Sekolah(Bias)nasional dijadwalkan berlangsung dari Juni hingga Agustus 2026 dengan target operasional utama di lembaga – lembaga pendidikan dasar.

“Imunisasi anak sekolah dan Ibu hamil harus kita galakan bersama.Jangan sampai target nasional tidak tercapai di wilayah Rejang Lebong,”tegas Asep.

Perhatian khusus terhadap kantong Endemis TBC melalui Gertak TBC.

Di bidang penanggulangan penyakit menular,Dinkes memberikan perhatian khusus terhadap kasus Tuberkulosis(TBC)yang saat ini statusnya masih tergolong Endemis di beberapa titik wilayah hukum Rejang Lebong.

Beberapa wilayah yang diidentifikasi sebagai kantong sebaran TBC di antaranya berada di wilayah Curup Kota dan Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT).Sebagai langkah taktis,Dinkes gencar melakukan pelacakan aktif(contact tracking),surveilans ketat,serta pengobatan bagi pasien yang terkonfirmasi positif.

Penanganan TBC ini diwujudkan melalui program strategis bernama Gerakan Terpadu Aksi TBC(Gertak TBC).Program ini berfokus pada pendampingan berkala terhadap pasien agar disiplin dan tidak putus obat selama masa penyembuhan minimal enam bulan.Langkah strategis ini turut didukung penuh oleh Global Fund sebagai mitra resmi kementerian kesehatan RI.

Prioritas Penanganan Kecanduan Cacingan,DBD,hingga Sarpras Puskesmas

Selain fokus pada imunisasi dan TBC,Dinkes Rejang Lebong juga merancang beberapa program prioritas kesehatan lainya sepanjang tahun 2026,meliputi:

Pencegahan Kecacingan,Agenda pemberian obat cacing secara massal yang di targetkan menyasar anak- anak usia dini di tingkat PAUD,TK,hingga sekolah Dasar(SD).

Kewaspadaan Demam Berdarah Dengue (DBD) ,Edukasi masif kepada masyarakat mengingat DBD merupakan penyakit musiman berbahaya yang dapat berujung kematian jika terlambat ditangani.

Peningkatan Mutu Fasilitas Kesehatan,Melakukan evaluasi terhadap sejumlah puskesmas yang membutuhkan rehabilitas fisik gedung,penambahan pasokan alat kesehatan (alkes)modern,serta pemenuhan kuota tenaga medis secara merata. (Edi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *