Implementasikan SIPADes, Pemdes Sidomukti Gelar Pelatihan

Pemdes Sidomukti Gelar Pelatihan SIPADes

RADARDAERAH.ID – Implementasi aplikasi Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADes), menjadi lokus kerja Pemerintah Desa (Pemdes) Sidomukti Kecamatan Padang Jaya. Ditujukan demi peningkatan kapasitas aparatur desa untuk pengoperasian SIPADes, pelatihan pun dilaksanakan.

Pantauan Radardaerah.id, pelatihan ini dipandu oleh Kasi Pengelola Keuangan Aset Desa dan Evaluasi Perkembangan Desa Dinas PMD Bengkulu Utara, Fahmiriza, A.Md, S.IP, yang bertindak sebagai narasumber.

Fahmiriza menerangkan bahwa SIPADes merupakan aplikasi yang digunakan untuk pencatatan administrasi aset desa, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Aset Desa. Aplikasi ini mencakup seluruh proses pengelolaan aset desa, mulai dari perencanaan, pengadaan, penatausahaan, hingga penyajian laporan.

“Dengan adanya aplikasi SIPADes ini, diharapkan operator desa dapat lebih mudah dalam mengelola dan menyelamatkan aset desa, sehingga administrasi penataan aset desa dapat dilakukan dengan tertib sesuai harapan. Selain itu, aplikasi ini juga diharapkan mampu mendukung upaya penyelamatan aset yang ada di Desa Sidomukti dan desa-desa lain di Kecamatan Padang Jaya ini,” ungkap Fahmiriza.

Ia menambahkan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi perangkat desa dalam mengelola aset desa, demi terciptanya tata kelola aset desa yang baik. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap perangkat desa dalam mengoperasikan Aplikasi SIPADes 2.0 dengan baik.

Kepala Desa Sidomukti, Suyanto, S.IP didampingi Sekdesnya, Sujianto dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar pelatihan ini dapat menjawab berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi aparatur pemerintah desa dalam pengelolaan aset desa.

“Dengan terselenggaranya kegiatan pelatihan Pengelolaan Aset Desa Dalam Perspektif UU Desa dan Peraturan Turunan ini, diharapkan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari peserta, yang berharap agar pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara berkala untuk memastikan bahwa seluruh perangkat desa memiliki kemampuan yang memadai dalam mengelola aset desa dengan efektif dan efisien. (Jho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *