Teks Foto : Disaksikan Tripika, Lembaga BPD dan tokoh masyarakat. Pemdes Lubuk Gedang melaksanakan titik nol kegiatan Dana Desa tahap II Tahun 2024. (Foto:Yose)
RADARDAERAH.ID – Skema program kerja Tahun 2024, kembali dilaksanakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Lubuk Gedang Kecamatan Lais. Dianulir melalui Dana Desa (DD), program fisik pembangunan direalisasikan. Pelaksanaan pembangunan ini turut disaksikan masyarakat setempat.

Pantauan Radardaerah.id, kegiatan titik nol berupa pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) turut pula dihadiri Tripika Kecamatan Lais. Dalam hal ini, Camat Lais, Venti Herlina, S.STP, M.Si, Babinkamtibmas Polsek Lais, Aipda Beta Tetra Lembaga BPD, pendamping desa dan tokoh masyarakat serta pemuda Desa Lubuk Gedang.
Kepala Desa Lubuk Gedang, Hambali secara rinci menjelaskan program Dana Desa tahap II Tahun 2024. Transfer dana pusat itu menganulir pembangunan JUT sepanjang 4 kilometer dan galian Siring sepanjang 1,5 kilometer.
“Terimakasih kepada semua pihak yang turut dan menjadi saksi, realisasi program dana desa,” kata Hambali, Kamis (3/10).
Hambali menyampaikan, prioritas program kerja dana desa ini sudah dimufakati melalui musyawarah desa. Tentunya fisik pembangunan menjadi skala prioritas, mengingat kualitas infrastruktur menjadi tolak ukur stabilisasi ekonomi warga.
“Selama pengerjaan fisik ini, kami akan intens mengawasi. Tujuannya agar program dana desa benar-benar berkualitas,” ujarnya.
Cenali, sapaan akrabnya menambahkan, pihaknya sangat terbuka dalam mengelola dana desa. Ia pun berharap masyarakatnya aktif dalam mendukung dan mensukseskan program desa.
“Kepada perangkat desa pula, aktif saya tekankan untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi. Khususnya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” imbaunya.
Camat Lais, Venti Herlina, S.STP, M.Si selalu mengimbau agar program dana desa dilaksanakan sesuai regulasi dan bermanfaat untuk masyarakat.
“Saya tidak ingin ada kepala desa di wilayah kerja saya yang tersandung hukum, selama mengelola dana desa. Maka setiap pertemuan, intens saya ingatkan agar hati-hati dalam mengelola dana desa,” pungkasnya. (Yose/ADV)





