Ratusan warga mendatangi kantor desa, menuntut pencopotan jabatan kepala desa
RADARDAERAH.ID – Situasi di lingkungan kantor Desa Air Putih Kali Padang Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu (2/8) memanas. Ratusan warga tumpek-blek mendatangi kantor desa. Tujuan kedatangan massa dari warga setempat, menuntut Maman Casmadi diberhentikan dari jabatan sebagai kepala desa.

Pantauan Radardaerah.id dilokasi, ratusan warga bahkan kaum emak-emak ikut serta dalam aksi tersebut. Massa tampak memadati ruang hingga halaman kantor desa. Aparat kepolisian pun diterjunkan, guna mensiasati jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kedatangan ratusan warga tak lain mendesak agar saudara Maman copot dari jabatan sebagai kepala desa,” tegas Norman Effendi mewakili massa.
Suwito, warga lainnya mengaku emosi warga kian membuncah dikarenakan persoalan aspirasi. Pasalnya beberapa waktu lalu, versi sumber ini, warga sempat mendatangi kediaman kepala desa. Tujuannya tak lain untuk mempertanyakan perihal aspirasi masyarakat. Namun kedatangan warga malah disambut tindakan arogan yang dilakukan kepala desa setempat.
“Beberapa waktu lalu, kami warga sudah mendatangi kediaman saudara kades. Bukannya menjelaskan secara bijaksana soal aspirasi warga, malah kepala desa ini mencak-mencak. Sampai menunjuk-nunjuk warga. Hal ini lah yang memantik emosi warga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, polemik ini juga menjurus kepada dugaan melabrak aturan terkait pengelolaan dana desa yang dilakukan oknum kepala desa. Dalam menurut warga, pengelolaan dana desa tidak menunjukan sikap transparansi.
“Musyawarah desa pun, tidak pernah dilakukan. Belum lagi kepala desa kerap bersikap arogan. Dan soal tuntutan warga terkait pencopotan kepala desa, sebenarnya sudah disampaikan ke pak Bupati. Yang jelas, warga Desa Air Putih Kali Padang akan terus mengawal masalah ini,” tandasnya.
Hanya saja hingga berita ini diekspose, Kepala Desa Air Putih Kali Padang masih belum dapat dikonfirmasi. Bahkan saat aksi warga berlangsung, kepala desa ini tidak berada di lokasi. (Edi)






