Radardaerah.id-BU – Aktivitas pelayaran Kapal Perintis Sabuk Nusantara 52, turut mempengaruhi stabilisasi ekonomi masyarakat di Kepulauan Enggano. Demikian disampaikan Ketua Forum Kepala Desa (FKKD) Kecamatan Enggano, Reddy Heloman Keitora, S.Sos yang juga turut meminta agar pelayaran kapal Perintis Sabuk Nusantara 52 dapat segera dioperasikan.
“Kapal perintis menjadi alat transportasi vital untuk mengeluarkan hasil bumi Enggano ini,” kata Reddy kepada Radardaerah.id.
Kepala Desa Apoho ini mengaku, jika kapal perintis cukup lama tak beroperasi, tentu akan mempengaruhi ekonomi masyarakat Enggano. Mengingat penghasilan masyarakat sebagian diantaranya melalui pemanfaatan hasil bumi.
“Pisang, salah satu hasil bumi Enggano. Hasil perkebunan ini tentu harus cepat dikirim. Sekarang hanya Kapal Pulo Tello yang jadi andalan masyarakat Enggano. Yang jelas kami berharap kapal Perintis segera dioperasikan. Demi stabilisasi ekonomi masyarakat Enggano,” demikian Reddy.






