Lapor ke Mabes Polri, Warga Tanjung Sari Minta Periksa Oknum Polisi Nakal 

Perwakilan masyarakat Tanjung Sari melaporkan dugaan adanya oknum Polisi nakal ke Divisi Humas Mabes Polri

RADARDAERAH.ID – Kinerja unit Tipidkor Satreskrim Polres Bengkulu Utara (BU), menuai sorotan. Kali ini datang dari perwakilan warga Desa Tanjung Sari Kecamatan Ulok Kupai. Atensi yang disampaikan langsung ke Mabes Polri dan ditujukan ke Kapolri pada Kamis (28/8), buntut laporan dugaan korupsi yang menyeret oknum kepala desa setempat.

Berawal dari aksi damai yang digelar perwakilan masyarakat Desa Tanjung Sari. Tuntutan krusial pun disematkan ke pucuk pimpinan tertinggi Polri melalui Divisi Humas Polri. Yakni, memeriksa dan menindak semua penyidik unit Tipidkor Polres BU.

Atensi periksa penyidik unit Tipidkor Polres BU ini, cukup beralasan. Perwakilan masyarakat Tanjung Sari mengklaim, jika penyidik Tipidkor Polres BU bekerja tidak profesional. Bahkan, mereka menuding bahwa oknum penyidik telah “main mata”, atas kasus korupsi hasil kebun kas desa seluas 13,8 hektare yang menyeret oknum Kepala Desa Tanjung Sari dan telah dilaporkan ke Polres BU pada April tahun ini.

“Kami berharap bapak Kapolri dapat menindaklanjuti laporan yang telah kami sampaikan. Tentu kami akan terus mengawal kasus ini,” singkat Sarimudin, perwakilan warga Tanjung Sari.

Disinggung awal mula buntut pelaporan oknum anggota Polres BU ke Mabes Polri? eks ketua BPD Tanjung Sari ini mengungkapkan keresahan warga atas tudingan adanya oknum Polisi nakal ini berawal atas laporan dugaan korupsi hasil kebun kas desa ke Polres Bengkulu Utara. Empat bulan pascapelaporan, warga pun menanti kejelasan kasus tersebut. Namun fakta yang diperoleh warga, penyidik sama sekali belum melaksanakan gelar perkara.

“Belum lagi ada kejanggalan lain, atas penanganan kasus ini. Maka dari itu, kami meminta permasalahan ini untuk diusut secara tuntas,” tandasnya. (Edi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *