Irigasi Jebol, Petani Gagal Tanam Sawah

RADARDAERAH.ID- Petani di Desa Kalbang dan Taba Baru, gagal melanjutkan tanam sawah. Ini dipicu irigasi induk jebol dan rusak parah. Akibatnya, puluhan hektare sawah harus terlantar.

Jendi ketua kelompok tani, tak menampik kondisi ini. Ia mengaku setelah Ramadan tahun ini, seharunya petani sudah melakukan musim tanam. Namun keinginan itu terpaksa tertunda, lantaran tak mendapatkan suplai air akibat irigasi jebol.

“Kebanyakan menjadi belukar. Karena tidak bisa digarap,” katanya.

Ia menyampaikan, biasanya petani melakukan gotong-royong. Namun hal itu tidak dapat dilaksanakan, mengingat kerusakan irigasi tergolong parah.

“Gotong-royong ini sifatnya untuk kerusakan ringan,” ungkapnya.

Jika tak segera diperbaiki, bisa jadi musim tanam padi tahun ini hanya dilakukan satu kali. Belum lagi saat musim tanam pertama, tak sedikit petani merugi. Ini diakibatkan serangan hama wereng dan piangang.

“Panen pertama sudah dilakukan waktu bulan puasa. Entah kapan akan dimulai musim tanam. Bisa jadi hanya satu kali musim tanam tahun ini,” jelasnya.

Kepala Desa Kalbang, Edi menyampaikan hal serupa. Sejauh ini kelompok tani sudah mengusulkan ke pemerintah daerah melalui OPD terkait, untuk segera dilakukan perbaikan.

“Bronjong telah kami serahkan ke kelompok. Namun mengingat kondisi alam, bronjong itu belum bisa dibangun. Ya semoga saja secepatnya akan kembali pulih,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *