Pemdes Marga Mukti Tanam Jagung
RADARDAERAH.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Marga Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko mulai merealisasikan program ketahanan pangan dengan menanam jagung sebagai komoditas utama.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui BUMDes dan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2025, dengan tujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Penanaman jagung ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Satu Desa Satu Hektar (Sadesahe), yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu dan diluncurkan pada Agustus 2025.
Program ini mendorong setiap desa untuk mengolah minimal satu hektare lahan produktif, khususnya untuk tanaman jagung, guna meningkatkan ketersediaan pangan lokal serta menjaga kelestarian lingkungan.
Program ini mendorong setiap desa untuk mengolah minimal satu hektare lahan produktif, khususnya untuk tanaman jagung, guna meningkatkan ketersediaan pangan lokal serta menjaga kelestarian lingkungan.
“Program Sadesahe dikemas dalam bentuk lomba antar desa dengan total hadiah sebesar Rp2,25 miliar. Kegiatan ini melibatkan masyarakat, Bhabinkamtibmas, serta didukung pemerintah daerah dan kalangan akademisi,” hal ini dijelaskan oleh Kepala Desa Marga Mukti, Marwanto.
Menurut Marwanto program ini tidak hanya sekadar menanam jagung, tetapi memiliki tiga tujuan besar yang menyentuh aspek pangan, ekonomi, dan lingkungan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, warga bisa lebih mandiri dalam hal pangan. Selain itu, hasil panen juga bisa membantu menambah pendapatan warga. Dari sisi lingkungan, kegiatan ini juga memberi dampak positif jika dilakukan secara berkelanjutan,” kata Marwanto.
Lebih dari sekadar menjalankan program pemerintah, Desa Marga Mukti juga melihat ini sebagai momen untuk mendorong inovasi lokal.
Pemdes berharap kegiatan ini bisa menjadi awal dari sistem pertanian desa yang lebih berkelanjutan dan berorientasi pada kemandirian.
“Dengan kondisi tanah yang gembur, kami optimistis jagung yang ditanam akan tumbuh subur dan menghasilkan panen yang memuaskan. Kami juga ingin agar keberhasilan ini bisa mengangkat nama Desa Marga Mukti di tingkat kabupaten bahkan provinsi,” tukas Marwanto. (adv/oye)






