Tokoh Pemuda Pagar Ruyung
RADARDAERAH.ID – Gejolak amarah masyarakat Pagar Ruyung Kecamatan Batiknau, kian membuncah. Tertuju kepada AG, kepala desa (kades) setempat. Warga Pagar Ruyung siap menggelar aksi demo. Ini terjadi jika Bupati BU tidak menganulir tuntutan warga. Yakni mencopot jabatan AG sebagai kepala desa.
“Apabila Pemerintah tidak mencopot jabatan Agung Hartodi, kami masyarakat tidak akan percaya lagi pada pemerintah kades dan BPD. Kami akan beramai-ramai mendatangi kantor camat dan kantor bupati,” cetus Tail, tokoh pemuda Pagar Ruyung.
Tail mengaku, desakan warga ini pun ketara. Mengingat ulah AG dinilai telah mencoreng nama baik desanya.
“Untuk itu, kami meminta Bupati BU sesegera mungkin memberhentikan kepala desa dari jabatannya. Sebelum warga Pagar Ruyung benar-benar jenuh dan berakhir aksi demo,” pintanya.
Selain mendesak pencopotan jabatan kepala desa. Lanjut Tail, pihak-pihak terkait diminta untuk mengaudit anggaran dana pusat itu.
“Sebab kami curiga uang damai puluhan juta itu, berasal dari dana desa. Maka kami juga mendesak agar pihak kepolisian dan Inspektorat memeriksa dana desa Pagar Ruyung,” harapnya.
Terpisah, Andiyan anggota BPD Pagar Ruyung tak menampik adanya rencana aksi demo tersebut.
“Kami pun mewanti-wanti, jangan sampai masalah ini berlarut-larut. Apalagi warga sudah merencanakan untuk mendatangi kantor Bupati. Namun yang pasti, kami lembaga BPD sudah menunaikan keinginan warga, dengan melayangkan surat ke Pemkab BU dan SKPD terkait,”yg imbuhnya.
Diketahui, gejolak emosi warga Pagar Ruyung kian tak terbendung setelah oknum kepala desa setempat terlibat skandal perselingkuhan. Asmara liar oknum kades itu terbongkar, setelah beberapa hari lalu tertangkap basah bersama wanita lain. Emosi warga semakin klimaks, setelah oknum kades melarikan diri saat pengerebekan berlangsung.






