Korban sempat dilarikan ke rumah sakit
RADARDAERAH.ID – Nasib Feri (40) harus berakhir tragis. Korban tewas ditangan Samsudin (50). Perkaranya, soal hubungan asmara antara anak pelaku dengan korban. Insiden berdarah ini terjadi di Desa Air Meles Atas Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Rabu malam.
Kronologis terhimpun, tragedi yang merengut nyawa Feri ini terjadi dikediaman terduga pelaku. Berawal dari hubungan asmara antara korban dengan He (38) yang tak lain anak kandung terduga pelaku. Korban memberanikan diri mendatangi kediaman terduga pelaku.
Bersama saksi, Santi (42) kedatangan korban disambut baik oleh sang pacar HE.
Tanpa diduga, terduga pelaku datang. Melihat sosok korban, Samsudin lantas naik pitam. Cekcok mulut pun tak dapat dihindari.
Amarah telah membuncah, terduga pelaku langsung mengeluarkan sebilah parang yang berada tergantung dipinggangnya. Tanpa babibu, sebilah parang itu langsung dihunus ke bagian dada korban.
Teriakan histeris pun pecah. Saksi mata, Santi lantas berteriak mengarahkan agar korban melarikan diri. Sembari bersimbah darah, korban mencoba menyelamatkan diri.
Nahas, terduga pelaku yang telah disulut emosi terus mengejar korban.
Hanya berjarak kurang lebih 50 meter dari kediaman pelaku, korban kembali menjadi bulan-bulanan amukan terduga pelaku.
Warga yang mendengar teriakan histeris dari saksi dan anak pelaku, langsung mendatangi lokasi kejadian. Betapa kagetnya, korban sudah tergeletak bersimbah darah.
“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun nyawanya sudah tak tertolong,” singkat Leo, warga setempat.
Teranyar, kasus ini langsung ditangani oleh pihak Polsek Simpang Nangka Kecamatan Selupu Rejang. (Edi)






