RADARDAERAH.ID – Tudingan miring terkait program Dana Desa (DD) Tahun 2024 melalui ketahanan pangan, dibantah keras oleh Kepala Desa Taba Baru, Retno. Secara tegas, Retno memastikan pelaksanaan program dana desa khususnya disector ketahanan pangan, sesuai dengan aturan, petunjuk pelaksana (juklak) dan petunjuk teknis (juknis).
“Apa yang disampaikan melalui salah satu media online lokal itu, tidak sesuai fakta dilapangan. Bisa dicari tahu berapa harga pakan ternak unggas sekarang. Apa harga yang ditudingkan itu, benar?” sesalnya.
Secara gamblang, Retno menyebut anggaran pengadaan ternak unggas serta pakan, mengikuti standar harga. Sebelum finalisasi penetapan alokasi anggaran untuk program ini. Pihaknya terlebih dahulu telah melakukan konsultasi serta konsulidasi dengan pihak-pihak terkait.
“Silahkan sampaikan kritik dan saran ke publik. Namun alangkah baiknya, terlebih dahulu dilakukan cek ricek. Dan terkait penanggungjawab pemeliharaan ternak itu, sejak awal sudah disampaikan detail mekanismenya,” jelasnya.
Lebih jauh ia menjelaskan, alokasi dana untuk pemeliharaan ternak memang diserahkan sesuai kebutuhan. Ini dilakukan agar tidak terjadi resiko penyimpangan oleh pihak pemelihara ternak.
“Makanya, kita serahkan apa yang dibutuhkan dia (peternak, red). Kalau langsung diserahkan semua anggaran untuk program itu, kami khawatir akan terjadi kekeliruan. Karena resiko akan kembali ke pemerintah desa. Yang jelas, saya menerima apapun kritik publik. Namun alangkah baiknya, didasari dengan fakta dan konfirmasi,” imbuhnya.
Ketua BPD Taba Baru, Matori Afwan turut berkomentar, terkait tudingan miring soal salah satu program dana desa ini. Sejauh ini, pihak pemerintah desa sudah optimal dalam menjalankan program dana desa.
“Tentu jika ada persoalan, kami lembaga BPD akan turut bertindak. Namun sejauh ini, program dana desa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Senada, salah satu pemuda Taba Baru, Jhoni menilai program dana desa ini sudah berlandaskan dengan regulasi dan aspek kebutuhan masyarakat.
“Informasi itu perlu diluruskan. Jangan memunculkan isu liar hingga menimbulkan stigma negatif terhadap tugas pemerintah desa ini. Kalau memang pelaksanaan dana desa melenceng dari aturan, kami para pemuda desa ini tentu akan tegas memberikan kritik. Namun sejauh ini memang program dana desa, sudah direalisasikan dengan baik dan tepats asaran,” tandasnya.






