RADARDAERAH.ID- Dugaan pemotongan penghasilan tetap (siltap) terjadi di lingkungan Pemerintahan Desa (Pemdes) Padang Burnai, Kecamatan Bang Haji Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng). Bahkan dugaan pemotongan hak-hak perangkat desa ini, dilakukan langsung oleh ED selaku kepala desa. Selain seluruh perangkat desa, gaji lembaga BPD pun diduga tak luput dari praktik potong-memotong.
“Siltap kami (perangkat, red) dipotong sebesar Rp 100 ribu/tiga bulan,” aku salah satu perangkat Desa Padang Burnai.
Sumber ini mengungkapkan, ia beserta perangkat lainnya tidak tahu persis untuk apa anggaran yang dipotong tersebut. Namun lantaran titah kepala desa, perangkat desa harus mengamini hal itu.
“Lembaga BPD juga dipotong sebesar Rp 50 ribu,” singkatnya.
Hanya saja hingga berita ini diekspose, Kepala Desa Padang Burnai belum dapat dimintai klarifikasi. Kendati wartawan Radardaerah.id sudah berupaya untuk mengkonfirmasi. Baik menyambangi ke kantor desa maupun via seluler. (Wardi)






