Diserang Hama, Petani Gabah di Desa Kalbang dan Taba Baru Nyaris Gagal Panen

Radardaerah.id-BU – Hama Pianggang atau Walang Sangit berdampak terhadap hasil produksi gabah. Sekitar 50an hektare sawah petani asal Desa Kalbang dan Taba Baru Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara (BU) nyaris gagal panen. Hasil produksi gabah turun drastis hingga mencapai lebih dari 60 persen, dari hasil panen musim sebelumnya.

Kaken salah satu petani, tak menampik kondisi ini. Ia menyebut musim tanam padi kali ini, nyaris tidak mendapatkan keuntungan. Malahan hasil panen yang semula cukup tinggi, saat ini menurun secara signifikan.

“Dapat dikatakan merugi. Hasil panen gabah kali ini tak sebanding dengan pengeluaran,” keluhnya.

Kondisi serupa turut diakui Yudi. Ia mengaku pada musim panen padi sebelumnya, ia mampu mengumpulkan 26 karung gabah. Namun panen padi sekarang hanya mampu mengumpulkan 16 karung gabah.

“Hama Pianggang sangat luar biasa menyerang tanaman padi. Ya dampaknya hasil panen gabah turun drastis,” akunya.

Ketua kelompok tani, Jendi menuturkan sudah berbagai upaya petani untuk menangkal serangan hama secara mandiri. Namun hal itu tidak membuahkan hasil.

“Kalau tikus, masih bisa dikendalikan. Namun untuk Pianggang ini, sangat luar biasa penyebarannya,” singkatnya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *